Pendidikan Kristiani Tentang Lingkungan Hidup yang Berorientasi Pada Transformasi Sosial Bagi Anak dI GMIT Imanuel Noebesa

Authors

  • Meyrlin Saefatu IAKN Kupang
  • Yusuf Tanaem IAKN Kupang

DOI:

https://doi.org/10.52960/jd.v1i1.45

Keywords:

Anak, Lingkungan Hidup, Pendidikan Kristiani, Transformasi Sosial, Gaya hidup berkelanjutan

Abstract

The purpose of writing this article is to introduce the work of Jesus Christ in the life of everyone, especially to the Jakun Native Tribe through the learning process of Christian Religious Education. One of the problems encountered by the author in this paper is that the Jakun Native Tribe still believes in aninism, customs and low knowledge / education. Based on this problem, the writer tries to make a change through humanist approaches to society as explained in this paper. The method used in this paper is a qualitative research method by examining Christian Religious Education learning strategies in introducing Jesus Christ. The analysis process used is to use a variety of literature sources both journals, books and other reliable reference materials to support the author's analysis. The results found in this study indicate that the Christian Religious Education learning strategy is very effective in applying sociological approaches, agricultural extension and culture. This can be seen in the life changes experienced by the community, namely cognitive, affective, psychomotor and spiritual changes.

References

Amirulah. (2015). Krisis Ekologi: Problematika Sains Modern. Jurnal Lentera, 18(1), 1–21.

Bere, S. M. (2012, April 29). Tambang di Pulau Timor Akibatkan Kerusakan Lingkungan yang Parah. KOMPAS.Com.

Borrong, R. P. (2019). Kronik Ekoteologi: Berteologi dalam Konteks Krisis Lingkungan. Jurnal Stulos, 17(2), 183–212.

Clayton, S., & Gene, M. (2014). Psikologi konservasi: Memahami dan meningkatkan kepedulian manusia terhadap alam. Pustaka Belajar.

Fitria, W. (2017). Implementasi Green Accounting dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Journal of Applied Business and Economics, 4(1), 149–158.

Ilyas. (2016). Pendidikan Karakter Melalui Homeschooling. Journal of Nonformal Education, 2(1), 91–98. https://doi.org/10.15294/jne.v2i1.5316

Janis, Y. (2014). Pendidikan ekoteologi Untuk Anak (suatu Pemikiran Model Pendekatan PAK Anak). JUrnal Tumou Tou, 1(2), 83–95.

Jonar, R. A. (2020). Partisipasi dan Keadilan?: Studi Teologis dalam Hubungan Manusia dengan Tanah. Sola Gratia: Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika, 1(1), 51–67.

Kaseke, F. Y. . (2017). Pastoral Kristen bagi Lingkungan Hidup. Jurnal Scripta Teologi Dan Pelayanan Kontekstual, 2(1), 65–81.

Koran Sindo. (2018, May 4). 10 Problem Besar Lingkungan di Indonesia. SINDONEWS.Com.

Lake, S. (2016). Memulihkan Keutuhan Ciptaan: Refleksi Teologis Ekologi dalam Dimensi Pembebasan. Jurnal Sepakat, 2(2), 207–234.

Limasaputra, A. D. (2018). Memandang penderitaan melalui perspektif The already and the not yet dari Rasul Paulus. Jurnal Veritas, 17(1), 43–60.

Mercer, J. A. (2005). Welcoming children: A practical theology of childhood. Chalice Press.

Mukroni, S. (2017). Pengaruh Kualitas Pembelajaran Guru Ekonomi terhadap Kepuasan Siswa di SMA Negeri 2 Sentajo Raya. Pekbis Jurnal, 9(2), 140–150.

Muzadi, A., & Mutholingah, S. (2019). Integrasi Pendidikan Berwawasan Lingkungan Hidup (Green School) melalui Pembelajaran PAI di Sekolah. Jurnal TA’LIMUNA, 9(5), 53–71.

Ngahu, S. T. (2020). Mendamaikan manusia dengan alam: Kajian Ekoteologi kejadian 1:26-28. Pengarah: Jurnal Teologi Kristen, 2(2), 77–88.

Pasang, H. (2011). Mengasihi lingkungan: Bagaimana orang Kristen,keluarga dan gereja mempraktikkan kebenaran Firman Tuhan untukmenjadi jawaban atas krisis ekologi dan perubahan iklim di bumi Indonesia. Literatur Perkantas.

Schipani, D. (1997). Educating for social transformation. In Mapping Christian Education: Approaches to congregational learning (J. L. Seymour (ed.)). Abingdon Press.

Sidang Sinode Istimewa II GMIT. (2010). Pokok-pokok Eklesiologi GMIT.

Tanaem, Y., & Djira, I. (2020). Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di Pusat Pengembangan Anak IO-0497 Benyamin Oebufu. VISIO DEI: Jurnal Teologi Kristen, 2(2), 180–202. https://doi.org/10.35909/visiodei.v2i2.96

Telaumbanua, S. (2020). PAK Gereja dalam Konteks Lingkungan Hidup (Suatu Refleksi tehadap Markus 16:15). Jurnal Shanan, 4(1), 41–56.

Tilaar, H. A. . (2009). Kekuasaan dan pendidikan: Manajemen pendidikan nasional dalam pusaran kekuasaan. Rineka Cipta.

Tilaar, H. A. . (2010). Paradigma baru pendidikan nasional. Rineka Cipta.

Tilaar, H. A. . (2012). Kaleidoskop pendidikan nasional: Kumpulan karangan. Kompas Media Nusantara.

Tilaar, H. A. . (2015). Pedagogik teoritis untuk Indonesia. Kompas Media Nusantara.

Tomusu, A. Y. (2020). Memahami Mandat Kebudayaan Dalam Perspektif Baru Di Dalam Kristus Untuk Melaksanakan Tugas Penatalayanan Lingkungan Hidup. SESAWI: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 2(1).

Westerhoff III, J. (1980). Bringing up children in the Christian faith. Harper and Row Publishers.

Yunansah, H., & Herlambang, Y. T. (2017). endidikan Berbasis Ekopedagogik dalam menumbuhan Kesadaran Ekologis dan Mengembangkan Karakter Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(1), 27–34.

Downloads

Published

2021-06-11

Issue

Section

Articles